Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
RSS
Tampilkan postingan dengan label Biography. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Biography. Tampilkan semua postingan
_________________Jumlah komentar pengunjung yang singgah pada artikel ini________________>>>>>>

Biography Steve Vai

Steve Vai lahir pada tanggal 06 Juni 1960 di Carle Place, New York. Beliau adalah seorang gitaris, penulis lagu, penyanyi dan produser yang berasal dari Amerika Serikat. Vai mulai menjadi tertarik pada gitar melalui artis legendaris seperti Jimi Hendrix, Led Zeppelin, dan Alice Cooper sebagai remaja dan setelah mulai sekolah tinggi, mengambil pelajaran dengan pemain lama dari sekolah, Joe Satriani. Pada saat ia menginjak usia 18th  dia masuk menjadi mahasiswa di Sekolah Musik ternama di Boston.

Steve Vai

Permainannya mulai dari blues, jazz, rock sampai klasik dan ethnic music. Permainan gitarnya pun tidak terbatas pada komunitas gitar saja tetapi juga bagi orang-orang awam yang tidak mendalami gitar.

Pada umur 6 tahun, Steve mulai belajar piano. Pada umur 10 tahun, Steve mulai belajar bermain akordeon. Pada umur 13 tahun barulah Steve mulai mendalami gitar dan sejak saat itu lahirlah seorang dewa gitar yang baru.

Steve Vai mengawali kariernya dengan album debutnya Flex-Able Leftovers pada tahun 1984. Pada tahun 1990, Steve merilis album keduanya yang berjudul Passion and Warfare. Album ini mendapat pengakuan internasional dan Steve memenangkan polling pembaca majalah Guitar Player dalam 4 kategori yang berbeda. Album Steve yang ketiga berjudul Sex & Religion dirilis tahun 1993 dan album keempatnya Alien Love Secrets dirilis tahun 1995. Pada tahun 1996 album kelima Steve Fire Garden dirilis.

Steve Vai


Tahun 1999, Steve meluncurkan album keenamnya yang berjudul Ultra Zone. Dalam album ini Steve lebih banyak memfokuskan dirinya dalam komposisi lagu dan bereksperimen dengan gitarnya. Tahun 2001 album The Seventh Song dirilis dan album ini berisi lagu-lagu slow/ballad yang pernah dirilis Steve dengan ditambah beberapa lagu baru. Dan di tahun 2001 Alive in an Ultra World pun dirilis.

Steve Vai juga pernah memproduksi 2 album Natal yang berjudul Merry Axemas Vol.1 dan Merry Axemas Vol.2, juga konser G3 bersama Joe Satriani dan Eric Johnson/Kenny Wayne Shepherd dan terakhir John Petrucci turut juga bergabung dalam G3.

Belakangan ini Steve Vai lebih memfokuskan diri bereksperimen pada permainan gitarnya dan sekarang ini band Steve Vai ditambah seorang pemain bass yang sudah tidak asing lagi buat fans-fans rock tahun 80-an, Billy Sheehan.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
_________________Jumlah komentar pengunjung yang singgah pada artikel ini________________>>>>>>

Biography BB King


 Sejarah Dan Latar Belakang

Lahir sebagai Riley B. King di Mississippi, 16 September 1925. (‘BB’ dipakai pada tahun 1950-an sebagai singkatan dari ‘Blues Boy’). Terpengaruh oleh pemain blues klasik Blind Lemon Jefferson dan T-Bone Walker, dan jazzer Charlie Christian dan Django Reinhardt. Setelah beberapa tahun malang melintang di Memphis, ia diminta bermain pada acara radio KWEM milik Sonny Boy Williamson. Kalau dilihat dari gaya referensial- gertakan sejati, hit pertamanya adalah sebuah lagu klasik dari Lowell Fusion berjudul ‘Three O’clock Blues’ yang dimainkan versi BB. Lagu tersebut mencapai puncak tangga R&B saat itu. Mulai saat itu ia terus membuat rekaman sebagai musisi solo, plus kolaborasi klasik pada tingkat yang sudah bisa diprediksikan – Buddy Guy, Albert Collins, John Lee Hooker, Eric Clapton, dan lain – lain. Nyaris bisa dipastikan bertanggung jawab atas penemuan teknik vinbrato blues/rock. Kemungkinan adalah pemain elektrik blues yang paling berpengaruh sepanjang masa.

Gaya Permainan

Orang ini bermain dengan lembut. Sangat lembut. Keseluruhan gaya lead-nya menggunakan bending dan vibrato dan jarang ia memainkan rhythm – dia pernah berkata kepada Edge dari U2 “Saya kurang mahir memainkan akord”. Bisa manggung dari awal sampai akhir memainkan gitar yang sama sekali tidak disetem, dengan menggunakan bending yang super akurat untuk membuat tiap dawai mencapai tingkat nada yang benar – benar pas.

Teknik Yang Bisa Dicuri

Mainkan sebuah lick tiga nada seakan – akan itu adalah nada terakhir yang akan kamu mainkan. BB selalu berkata ‘katakan lebih banyak dengan sedikit bahan.’ Tetaplah bermain dalam bentuk minor pentatonic yang aman, tapi mainkan secara perlahan, dengan sengaja, dan secara akurat. Jangan bermain di bawah fret kesepuluh. Teruslah berkutat di atas fret 12. Jangan lupa kenyitkan dahi dengan kombinasi luapan kesukacitaan dan kepiluan ketika kamu melakukan bending pada nada – nada tinggi.

Peralatan

Sejak 1958, dia menggunakan Gibson ES335 yang akhirnya sinonim identik dengan dirinya. Dia selalu menamakan gitarnya ‘Lucille’ seperti nama seorang wanita yang tanpa sadar menjadi penyebab sebuah perkelahian di bar pada tahun 1949.

Album penggertak

BB berada di puncaknya ketika dia sedang manggung, jadi album ive apa pun akan bermanfaat. Singing blues is King ’67 dan Live at the Regal ’65.

Momen Terbaik

Bisa diperdebatkan, tapi kalau kamu mengankat hit tahun 1969-nya ‘The Thrill is Gone’ kamu akan baik – baik saja. BB dianggap sebagai ‘raksasa’ di antara para gitaris, namun kamu akan jarang menemukan orang yang bisa menyebutkan lebih dari tiga track lagu yang pernah direkamnya.

Para penyanyi Gladys Knight, Barbara Hendrick, Randy Crawford, dan Leela James; gitaris-gitaris John Mclaughlin dan Stanley Clarke; pemain-pemain keyboard Joe Sample dan George Duke; serta peniup saksofon David Sanborn; menyampaikan hormat mereka kepada sang King of Blues. "Mestinya saya menyampaikan salam perpisahan setiap malam," ucap King, yang menyanyi dan bermain gitar sambil duduk, dalam penampilannya selama dua setengah jam hingga dini itu. "Saya akan menangis lagi, periode ini tak ubahnya lapisan gula pada kue saya, tidak mungkin dilepas dengan cara yang lebih baik lagi dari sekarang," tuturnya penuh emosi.


1965 Live at the Regal (live)
1968 Lucille
1969 Live And Well
Completely Well
1970 Indianola Mississippi Seeds
1971 Live in Cook County Jail
B.B. King in London
1972 Guess Who
1975 Together For The First Time (With Bland & Bobby ‘Blue’)
1975 Lucille Talks Back
1976 Bobby Bland and B.B. King Together Again…Live
1978 Midnight Believer
1979 Take It Home
1980 Live “Now Appearing” at Ole Miss
1981 There Must Be a Better World Somewhere
1982 Love Me Tender
1983 Why I Sing the Blues
1990 B.B. King and Sons Live (live)
1991 Live at San Quentin
Live at the Apollo” (live)
There is Always One More Time
Bacon Double Cheeseburger
1992 King of the Blues
1995 Lucille & Friends
1997 Deuces Wild
1997 Best of King
1998 Blues On The Bayou
1999 Live In Japan
Let the Good Times Roll
2000 Riding with the King
Makin’ Love Is Good For You
2003 Reflections
2005 The Ultimate Collection
B.B. King & Friends: 80
2007 The Best of the Early Years 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
_________________Jumlah komentar pengunjung yang singgah pada artikel ini________________>>>>>>

Biography Eric Clapton

Eric Patrick Clapton lahir pada tanggal 30 Maret 1945 di 'rumah' kakek-neneknya di 1 The Green, Ripley, Surrey, Inggris. Ia adalah putra dari 16 tahun Patricia Molly Clapton (b. 7 Januari 1929, d. Maret 1999) dan Edward Walter Fryer (b. 21 Maret 1920, d. 1985), seorang tentara Kanada 24 tahun ditempatkan di Inggris selama Perang Dunia II. Sebelum Eric lahir, Fryer kembali ke istrinya di Kanada. Ini sangat sulit untuk menikah 16 tahun untuk membesarkan anak sendirian di pertengahan 1940-an. orang tua Pat, Rose dan Jack Clapp, mengundurkan diri sebagai orang tua pengganti dan dibesarkan Eric sebagai milik mereka. 

Dengan demikian, ia dibesarkan percaya adik ibunya. Kakeknya tidak pernah secara sah diadopsi, tapi masih wali hukumnya sampai 1963.Eric nama terakhir berasal dari suami pertama Rose dan ayah Pat, Reginald Cecil Clapton (w. 1933). ibu Eric, Pat, akhirnya menikah dan pindah ke Kanada dan Jerman sebagai suaminya, Frank MacDonald, melanjutkan karir militernya.Mereka memiliki dua anak perempuan dan laki-laki. Eric setengah-saudara, Brian, tewas dalam kecelakaan di jalan pada tahun 1974 pada usia 26. Nya setengah-saudara Cheryl (b. Mei 1953) dan Heather (b. September 1958).

Eric dibesarkan di rumah tangga musik. Neneknya bermain piano dan paman dan ibunya baik menikmati mendengarkan suara band besar. Pat kemudian mengatakan kepada penulis biografi resmi Eric, Ray Coleman, bahwa ayahnya adalah seorang musisi berbakat, bermain piano di band beberapa tarian di daerah Surrey. Tenang dan sopan, ia dicirikan sebagai siswa di atas rata-rata dengan bakat artistik. Tapi, dari tahun-tahun awal di sekolah, dia menyadari ada sesuatu yang salah ketika ia menulis namanya sebagai "Eric Clapton" dan nama orang tuanya sebagai "Mr dan Mrs Clapp".

Pada usia sembilan, ia belajar kebenaran tentang orangtuanya ketika Pat kembali ke Inggris dengan setengah-saudara enam tahun untuk berkunjung. Single acara mempengaruhi dirinya sangat banyak dan merupakan saat yang menentukan dalam hidupnya. Ia menjadi murung dan jauh dan berhenti menerapkan dirinya di sekolah. Emosional terluka oleh kejadian ini, Eric gagal dalam 11 Ujian Plus sangat penting.Ia dikirim ke St Beda Sekolah Menengah Modern dan dua tahun kemudian memasuki cabang seni sekolah Holyfield jalan

Pada tahun 1958, Rock and Roll telah meledak ke dalam dunia. Untuk ulang tahun ke-13, Eric meminta gitar. Hoyer menemukan murah buatan Jerman sulit untuk bermain - senar baja - ia menyimpannya. Pada tahun 1961, ketika ia berusia 16 tahun, Eric mulai belajar di Kingston College of Art pada masa percobaan satu tahun. Dia diusir pada akhir waktu itu karena kurangnya kemajuan karena ia tidak menyerahkan cukup banyak pekerjaan. Alasannya? Bermain gitar dan mendengarkan musik blues mendominasi jam terjaga itu.


Khas sifat introspektif nya, Eric melihat di bawah permukaan dan menjelajahi akar rock di Blues Amerika. Blues juga memadukan sempurna dengan persepsi-diri sebagai orang luar dan menjadi "berbeda" dari orang lain. Sekitar tahun 1962, ia meminta bantuan dari kakek-neneknya untuk membeli cutaway 100 £ Ă‚ listrik Kay Double (a Gibson ES-335 clone) setelah mendengar blues listrik dari Freddie King, BB King, Muddy Waters, Buddy Guy, dan lainnya.

Eric menghabiskan hari-hari awal dalam musik busking sekitar Richmond dan Kingston, ia juga mulai menghabiskan waktu di London dan West End. Pada tahun 1963 awal, Eric 17 tahun bergabung dengan band pertamanya, The Ayam Jantan. Setelah kematian band pada bulan Agustus 1963, ia menghabiskan waktu sebulan di Casey Jones berorientasi pop dan The Engineers. Sebelum beralih ke musik sebagai karir penuh-waktu, ia mendukung dirinya sebagai buruh pada lokasi konstruksi, bekerja dengan kakeknya, tukang batu dan tukang plester master.
 
Pada bulan Oktober 1963, Keith Relf dan Paul Samwell-Smith direkrut dia untuk menjadi anggota The Yardbirds karena Clapton yang paling berbicara tentang pemain gitar di R & B sirkuit pub. Selama 18 bulan masa jabatannya dengan The Yardbirds, ia mendapat julukan, Slowhand, dan merekam album pertama: Five Live Yardbirds dan Sonny Boy Williamson danThe Yardbirds. Band ini juga mencatat, single "Good Morning Little Schoolgirl." Tapi, Eric tidak meninggalkan penelitian serius ke The Blues Amerika. Ketika The Yardbirds mulai bergerak ke arah suara yang lebih komersial dengan "For Your Love", ia berhenti. jalan-Nya dalam musik adalah blues.

Pada bulan April 1965, John Mayall Eric diundang untuk bergabung dengan band-nya, Bluesbreakers John Mayall's. Dengan kelompok ini, Clapton didirikan reputasinya sebagai gitaris dan memperoleh julukan kedua: ". Allah" Ini berasal dari grafiti di dinding pengagum Islington Tube Station London yang berani mengatakan "Clapton adalah Tuhan." Eric waktu bergolak dengan band dan dia meninggalkan untuk sementara untuk tur Yunani dengan teman-teman. Sekembalinya dari Yunani, Eric bergabung kembali dengan Bluesbreakers. Ia selama ini waktu sekarang bahwa Blues Breakers Dengan klasik Eric Clapton tercatat. Sementara dengan Bluesbreakers, Eric juga mencatat sesi empat-track satu-off dengan sebuah band yang dijuluki "The Powerhouse". Studio band termasuk John Paul Jones, Steve Winwood dan Jack Bruce.

Setelah meninggalkan Bluesbreakers untuk kedua kalinya dan terakhir pada bulan Juli 1966, Eric bergabung dengan Jack Bruce dan Ginger Baker untuk membentuk Cream. tur di AS dan tiga album padat - Fresh Cream, Disraeli Gears, dan Roda Api - membawa band pujian di seluruh dunia. Sementara anggota Cream, ia disemen reputasinya sebagai gitaris rock dan menjadi status superstar. Meskipun Cream bersama hanya dua tahun, mereka dianggap sebagai salah satu grup rock paling berpengaruh di era modern. Clapton itu unik karena ia tidak hanya meniru riff blues dia mendengar pada catatan. Ia bergabung dengan emosi menunjukkan asli ke gaya bermain sendiri, sehingga memperluas kosakata gitar blues.Cream runtuh di bawah beban ego dan konstanta berdebat.


 Mereka bubar setelah dua pertunjukan terakhir di London's Royal Albert Hall pada tanggal 26 November 1968. Setelah Cream's break-up, Clapton didirikan Blind Faith - batu "supergrup" pertama - dengan Steve Winwood, Ginger Baker dan Rick Grech. Bubar setelah satu album dan bencana tur Amerika, Eric mencoba untuk bersembunyi dari ketenaran mulai tumbuh dengan tur sebagai sideman dengan teman Delaney & Bonnie &. Sedangkan dengan pakaian ini, Eric didorong untuk bernyanyi oleh Delaney Bramlett. Dia juga mulai menulis lagi. Sebuah album live dari tur Delaney & Bonnie dirilis pada tahun 1970. Clapton debut self-titled dirilis pada tahun yang sama.

Pada musim panas tahun 1970, Eric terbentuk Derek dan dominos dengan Jim Gordon, Carl Radle dan Bobby Whitlock dari band Delaney & Bonnie. The dominos akan pergi untuk merekam album rock mani, Layla dan Lain Aneka Love Songs. Sebuah album konsep, tema berkisar dari cinta tak berbalas Clapton untuk istri George Harrison, Patti. Band ini akan hanyut selain mengikuti tur Amerika dan usaha yang gagal di rekaman album kedua.

Terkena pecahnya dominos, kegagalan komersial dari album Layla dan cinta tak berbalas-Nya, Eric hilang dalam kecanduan heroin tiga tahun. Meskipun ia jarang muncul dari nya Surrey Estate, ia mengisi kotak dengan lagu kotak kaset. Dia menendang kecanduan narkoba dan kembali meluncurkan karirnya pada bulan Januari 1973 dengan dua konser di London's Rainbow Theater diselenggarakan oleh temannya, Pete Townshend (The Who). Konser ini adalah titik balik dalam karirnya. Pada tahun 1974, ia muncul kembali dengan gaya baru dan suara dengan 461 Ocean Boulevard. Eric telah meyakinkan vokalis dan komposer di samping seorang pahlawan gitar.

Dengan setiap album setelah 461 Ocean Boulevard, Eric menciptakan musik sendiri lagi. Sepanjang 1970-an dan awal 1980-an, album dan tur akan mengikuti keluar tahun dan tahun. Pada tahun 1985, Clapton menemukan penonton baru setelah penampilannya di konser amal di seluruh dunia, Live Aid. Tahunan berdiri di Royal Albert Hall dan album sukses seperti Agustus, kotak harian dan Crossroads diatur lebih baik disimpan dalam pikiran publik. Pada akhir 80-an, ia mengukir karir kedua sebagai komposer film skor. Karirnya pergi dari kekuatan ke kekuatan dan mencapai ketinggian baru pada tahun 1992 dengan merilis single Unplugged dan pemenang Grammy, "Tears In Heaven."

Pada tahun 1994, Eric kembali ke akar blues dengan merilis Dari Cradle. Album ini Clapton upeti untuk para pahlawan musik dan berisi cover version dari blues klasik. 1997 dibawa bertamasya ke electronica dengan merilis TDF's Terapi Eceran. Eric menyamar sebagai X-Sampel dalam "band" studio TDF. Pada tahun 1998, ia merilis Pilgrim jiwa yang dipengaruhi, album pertama semua bahan baru dalam sembilan tahun. Pada tahun 2000, ia melanjutkan hubungan cinta dengan blues ketika ia mencatat sebuah album dengan legenda blues Amerika, BB King. Riding With The King dirilis pada bulan Juni dan dalam waktu tiga minggu rilis, telah disertifikasi emas.


 Tak lama setelah rilis Riding With The King, Clapton kembali di studio rekaman proyek solo berikutnya. Reptil dirilis pada Maret 2001. Pada tahun 2002, ia mulai merekam album studio baru. Pekerjaan dilanjutkan melalui musim panas 2003 dan direkam bahan cukup untuk dua album. Selain materi solo baru, Eric dicatat sampul lagu Robert Johnson selama sesi ini. Johnson lagu bersama-sama dan pada bulan Maret 2004, penghargaan album Eric, Aku dan Mr Johnson dirilis. Solo materi yang direkam selama sesi ini dirilis pada tahun 2005 di Back Home.

Pada tahun 2005, Eric juga revisted masa lalu. Dia, Ginger Baker dan Jack Bruce Cream dibentuk kembali untuk empat acara reuni sangat istimewa di London's Royal Albert Hall. Konser ini berlangsung di tempat di mana menunjukkan perpisahan mereka terjadi 37 tahun sebelumnya, pada bulan November 1968. Pada bulan Oktober 2005, pria dilakukan tiga konser lebih lanjut di New York Madison Square Garden. menunjukkan London yang dirilis pada CD dan DVD pada akhir 2005.

Eric proyek rekaman berikutnya adalah untuk diproduksi oleh salah satu arsitek dari "Sound Tulsa," JJ Cale. Eric sudah lama mengagumi karya Cale's, setelah mencatat cover version dari "Setelah Midnight," "Cocaine," dan "Light Travelin '" Setelah bekerja di studio waktu singkat., Ternyata menjadi upaya kolaboratif. The Road To Escondido dirilis pada 7 November 2006 untuk pujian kritis. Ia memenangkan Grammy Award untuk Best Album Blues Kontemporer (Vocal atau Instrumental) pada Upacara Penghargaan Tahunan ke-50 di Los Angeles pada 10 Februari 2008.

Dalam lebih dari 40 tahun karirnya, Eric Clapton telah menerima banyak penghargaan. Dia adalah satu-satunya dilantik triple ke Rock & Roll Hall Of Fame (sebagai anggota Yardbirds dan Cream dan sebagai artis solo). Ia juga memenangkan atau berbagi dalam Grammy Awards delapan belas.

Eric juga telah memberikan kontribusi ke album banyak seniman 'selama beberapa dekade. Sesi paling terkenal terjadi pada bulan September 1968, ketika ia menambahkan gitar dengan komposisi George Harrison, "Sementara saya Guitar lembut menangis." Ini ada di album, The Beatles (paling dikenal sebagai "The White Album"). Dia juga dapat didengar di album oleh Aretha Franklin, Steven Stills, Bob Dylan, Elton John, Plastic Ono Band (John Lennon dan Yoko Ono), Ringo Starr, Sting, dan Roger Waters.


 Eric selalu melakukan tur ekstensif melakukan ribuan konser di seluruh dunia. terbaru solo tur dunia terjadi pada tahun 2001, 2004 dan 2006 / 2007 dan Summer 27 Tour pada tahun 2008 yang mengunjungi AS timur, Kanada dan Eropa. Selain itu, pada bulan Februari 2008 Eric dilakukan tiga konser dengan teman lama Steve Winwood di Madison Square Garden di New York. Pada tahun 2009, Eric akan kembali di jalan dengan band-nya mengunjungi Jepang, Selandia Baru dan Australia sebelum kembali ke rumah untuk 11 malam berdiri di London's Royal Albert Hall pada bulan Mei.
 
Setelah menaklukkan kecanduan heroin di 70's, Eric menggantinya dengan kecanduan alkohol. Semua sisa dekade dan masuk ke tahun 1980-an, hidup dan bekerja menderita karena alkoholisme. Pada bulan Januari 1982, Eric masuk Yayasan Hazelden, rehabilitasi fasilitas di Amerika Serikat. Dia kehilangan tetapi dimasukkan rehabilitasi untuk kedua kalinya beberapa tahun kemudian. Dia telah menyadari sejak tahun 1987 melalui Alcoholics Anonymous 12-langkah. Sejak itu, Eric telah berkomitmen untuk bekerja dengan orang lain yang menderita kecanduan narkoba dan alkohol.
 
Pada bulan Februari 1998, Eric mengumumkan pembukaan Crossroads Centre, sebuah fasilitas rehabilitasi untuk penyalahgunaan narkoba dan alkohol di pulau Antigua. Salah satu prinsip adalah untuk menyediakan perawatan subsidi untuk beberapa orang termiskin di Karibia yang tidak mampu mengakses layanan sendiri. Yayasan ini didirikan untuk memberikan "beasiswa" untuk orang-orang. Pada tanggal 24 Juni 1999, Clapton dilelang 100 gitar, termasuk "Brownie" (gitar yang ia mencatat "Layla"), di Christie's Lelang Rumah / New York. 1999 lelang terjaring hampir $ 5 juta (AS) untuk yayasan. Pada tanggal 30 Juni 1999,Clapton menjadi tuan rumah konser manfaat Centre di New York City Madison Square Garden.

Hasil dari penjualan disiarkan Amerika di VH1 dan DVD dan video manfaat Pusat. Lima tahun kemudian, Eric perencanaan upaya penggalangan dana kedua untuk Pusat dan besar terakhir. Pada tanggal 4, 5 dan 6 Juni 2004, ia menjadi tuan rumah pertama Crossroads Guitar Festival di Dallas, Texas. Tiga acara-hari disajikan krim dunia gitar di manfaat acara Pusat. Acara ini difilmkan dan hasil penjualan DVD juga manfaat yayasan.Selain itu, lelang gitar kedua terjadi pada tanggal 24 Juni 2004. Hal ini menimbulkan tambahan $ 6 juta untuk yayasan dan termasuk penjualan "Blackie", yang Fender Stratocaster legendaris dan merah ceri Gibson ES335, yang dikenal sebagai "The Cream Guitar". Yang kedua Crossroads Guitar Festival, dengan hasil lagi manfaat yang Crossroads Centre Foundation, berlangsung pada tanggal 28 Juli 2007 di Chicago, Illinois. Acara ini difilmkan dan DVD dirilis pada tanggal 6 November 2007.
 
Pada bulan Oktober 2007, otobiografi Eric Clapton, diterbitkan. Ini tersedia dalam dua belas bahasa dan menduduki puncak daftar best seller di seluruh dunia. Eric sudah menikah. Dia dan istrinya, Melia, memiliki tiga anak perempuan - Julie Rose (b. Juni 2001), Ella Mae (b. Januari 2003) dan Sophie (b. Februari 2005). Pasangan itu menikah pada tanggal 1 Januari 2002. Eric adalah anak perempuan tertua, Ruth (l. Januari 1985). Putranya, Conor (b. Agustus 1986), meninggal pada 20 Maret 1991 ketika ia jatuh dari jendela di apartemen ibunya di New York City. ibu Conor adalah Lori del Santo, seorang aktris film / kepribadian televisi. Eric menikah dengan istri pertamanya, Pattie Boyd Harrison, 27 Maret 1979. Mereka tidak punya anak dan bercerai pada 1989.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
_________________Jumlah komentar pengunjung yang singgah pada artikel ini________________>>>>>>

Biography Jimi Hendrix

Jangan ngaku seorang gitaris deh kalo ga tau sosok seorang yang bernama Jimi Hendrix..
Kamu tau kan ?? bagus deh kalo tau,, kalo yang masih belum tau harus cepet nyari tau.. hehe
Baik langsung aja ke pokok pembicaraan. Kali ini Music Share Academy mau share nih . . . .
yaitu tentang biografi/riwayat hidup sang gitaris yang legendaris Jimi Hendrix..
Langsung Tester aja bro info yang ada di bawah :D


Seorang legenda yang bernama lahir Johnny Allen Hendrix lahir 27 November 1942 di King Country Hospital, Seattle, Washington, Amerika Serikat. Ia putra sulung pasangan Alex Hendricks yang Afro-Amerika Meksiko dan Lucille, seorang Indian Cherokee. Nama itu pemberian Ibunya, Kemudian di ubah oleh ayahnya dengan James Marshall Hendrix.

Jimi kecil pun sering membantu ayahnya menyapu, dan dengan sapu itulah ia pertama kali bergaya bak seorang gitaris. Ia sering menirukan gaya duckwalk khas Chuck Berry. Sang ayah ternyata sering memperhatikan sikap puteranya. Pada 1952, saat Jimi berusia 10 tahun, sang ibu wafat. Hal ini membuat Jimi sangat terpukul dan menjadi anak yang pemurung. Alex sebagai seorang penganut agama yang taat, mengajarinya untuk tabah. Ia sering mengajak Jimi ke gereja dan ikut dalam paduan suara. Tetapi itu rupanya belum cukup untuk menghibur Jimi.

Karena kasihan melihat Jimi yang tak kunjung berhenti bersedih, ayahnya membelikan Jimi sebuah gitar akustik sebagai hadiah ulang tahun ke-12. Gitar itu dibeli dari seorang kawan ayahnya itu seharga 5 dollar. Gitar itu kemudian dibalik susunan senarnya oleh Jimi yang kidal, sehingga ia dapat memainkan gitarnya dengan tangan kiri memetik senar, sedangkan yang kanan menari di atas fretboard. Dengan bermain gitar, Jimi mulai dapat melupakan kepedihan ditinggal ibunya. Apalagi tiga bulan kemudian, Jimi dibelikan lagi sebuah gitar listrik Supro Ozark 160S oleh Alex. Eksplorasi musiknya pun menjadi lebih luas dengan gitar tersebut dan Jimi membentuk bandnya yang pertama Velvetone.

Sepanjang masa remaja itulah Jimi terus berlatih memainkan gitar. Ia sempat dikeluarkan dari sekolahnya Garfield High School gara-gara kebandelannya mengganggu para ceweq. Setelah putus sekolah, ia malah bisa lebih konsen membantu sang ayah. Dan tentunya ia juga lebih banyak mempunyai waktu untuk mengulik gitar. Jimi punya kegemaran mendengarkan album milik musisi blues beken seperti B.B. King, Elmore James dan Muddy Waters, ataupun para rock n' roller seperti Chuck Berry dan Eddie Cochran. Lagu 'Rock And Roll Music' dari Chuck Berry termasuk lagu yang paling sering dibawakan Hendrix. Bahkan kemudian B.B. King memberi penghormatan kepadanya dengan mengabadikan nama ibu Hendrix, Lucille pada gitar Gibsonnya.

Jimi mulai berkarir di musik tahun 1960, saat ia menjadi anggota sebuah band bernama Rocking Kings dan mulai sering manggung di tempat konser seputar Seattle. Walaupun sudah mulai menarik perhatian para pencinta musik, ia tampaknya belum bisa menunjukkan totalitasnya karena setahun kemudian ia malah kena wajib militer dan bergabung dengan angkatan darat di Fort Ord, California. Kemudian ia ditempatkan di 101st Airborne Paratroopers di Fort Campbell, Kentucky sebagai pasukan penerjun. Saat inilah ia bertemu dengan Billy Cox, seorang pemain bass berkulit hitam yang cukup disegani di kalangan musisi blues pada saat itu. Mereka sempat bermain di dalam band angkatan.

Dikarenakan cedera pergelangan kaki saat penerjunan yang ke- 26 kalinya, Hendrix kemudian diminta meninggalkan angkatan. Hikmah dari kejadian ini ---seperti kemudian dikemukakan Hendrix --- adalah ia jadi tidak perlu ikut dalam perang Vietnam yang meletus beberapa tahun kemudian. Saat itulah ia kembali bergabung dengan bekas teman-teman bandnya dan membentuk Bob Fisher & The Barnevilles. Mereka kemudian menjadi band pembuka untuk beberapa musisi untuk tour Amerika sebelum Hendrix kemudian pindah ke Vancouver, Kanada.


Tahun 1963, Hendrix pindah lagi ke Tennessee, dan di kampungnya Elvis Presley ini, ia bermain dengan sederet nama top waktu itu seperti Little Richard, Hank Ballard dan The Supremes. Ia juga ikutan di dua single-nya Lonnie Youngblood. Sayang, ia tidak sempat membuat kerja sama dengan Elvis. Tetapi ia sering menampilkan hit dari sang raja itu, yaitu 'Hound Dog' dan bahkan sempat pula merekamnya. Tentunya dengan versinya sendiri yang penuh teriakan dan geraman terutama di bagian chorus-nya.

Merasa kurang bisa mengembangkan karirnya, Hendrix pindah lagi dan kali ini ke New York. Di kota Big Apple itu, ia bermain bersama dengan Isley Brothers, sepanjang tahun 1964, termasuk untuk rekamannya di studio. Ia juga berkolaborasi dengan penyanyi soul Curtis Knight. Knight kemudian menulis lagu 'Ballad Of Jimi' yang ditulisnya pada 1965, setelah Jimi berkata padanya bahwa ia (Jimi) akan mati lima tahun lagi. Tahun itu juga Hendrix menjadi anggota band pendamping Little Richard dan sering berkeliling di panggung- panggung seputar New York, salah satunya adalah Paramount Theater.

Sebagai musisi pendukung, tentu saja Hendrix kurang dapat mengekspos kemampuannya bermain gitar secara maksimal. Bahkan Little Richard pernah menyuruhnya melepas pakaiannya yang dinilai terlalu mencolok. Dan menggantinya dengan pakaian yang sudah dipersiapkan bagi musisi pengiring. Menjadi orang kedua tentunya bukanlah harapan Hendrix. Tidak bisa menonjolkan diri dan dengan bayaran kecil membuatnya tertekan. Suatu ketika ia berjalan-jalan bersama pacarnya Jeannette Jacobs, ia menunjuk pada baju-baju bagus di etalase sebuah toko. Ia bilang pada Jeannette, ”Jika saya terkenal nanti, saya akan belikan kamu baju seperti itu.” Jeannette tersenyum, tidak yakin hal itu akan jadi kenyataan. Karena saat itu Jimi sendiri hanya memiliki dua potong kemeja, dua celana dan sepasang sepatu butut.

Pada tahun berikutnya 1966, Hendrix mulai menemukan jati dirinya yang sesungguhnya. Ia membangun bandnya sendiri, Jimmy James & The Blue Flames. Saat main di Café Wha! di Greenwich Village, New York pada bulan Juni, penampilannya dikagumi oleh Linda Keith. Linda yang pacar gitaris Rolling Stones, Keith Richards itu, tak lama kemudian mempertemukannya dengan bassis grup Inggris The Animals, Chas Chandler. Chandler pula yang mengusulkan mengganti nama Hendricks menjadi Hendrix. Ia kemudian mengajak Hendrix mengembangkan karir di London.

Ke Inggris? Tempat para jawara gitar itu? Hendrix sempat ragu. Selain Keith Richards, di Inggris bercokol para gitaris hebat seperti George Harrison (The Beatles), Pete Townsend (The Who) dan tiga gitaris jebolan Yardbirds: Jimmy Page (Led Zeppelin), Jeff Beck dan Eric Clapton (Cream). Hendrix minder untuk bertemu dengan Richards dan yang lainnya. Tetapi bilang pada Chandler ia ingin juga bertemu dengan Clapton. “Tidak ada masalah dengan Richards,” kata Chandler. “Pacarnya sendiri yang merekomendasi kamu,” tambahnya. “Dan jika Clapton mendengarkan permainan kamu, maka dialah yang ingin bertemu kamu.” Chandler meyakinkan Hendrix. Dan walaupun membutuhkan waktu lima minggu untuk berpikir, ia pun akhirnya setuju. Maka, setelah mengurus berbagai macam keperluan, berangkatlah keduanya ke London.

Setiba di London pada 24 September 1966, Hendrix yang sebenarnya masih ragu, diajak Chandler ke kafenya Zoot Money. Di kafe yang merupakan tempat nongkrong para musisi itu, Hendrix sempat ber-jam session dengan pemusik setempat. Akhirnya --- setelah bermain sekitar dua jam --- Hendrix menemukan kepercayaan dirinya dan merasa akan cocok berkarir di Inggris. Chandler kemudian mengajak Hendrix berkeliling dari tempat satu ke tempat lainnya. Ia yang cukup ngetop bersama The Animals, banyak kenal dengan para musisi dan pemilik klab. Hal ini banyak membantu Jimi mendapatkan kesempatan untuk manggung. Di klab Blaises tempat Hendrix bermain, ia dilihat oleh Johnny Hallyday yang saat itu merupakan penyanyi top di Perancis. Ia kemudian bernegosiasi dengan Chandler membicarakan kemungkinan kerja sama. Akhirnya diperoleh kesepakatan yaitu, Hendrix akan membuka konser Johnny. Tetapi Hendrix merasa harus memiliki band sendiri.


Di London, Chandler lalu mencarikan Hendrix dua 'pengawal' tangguh untuk posisi drums dan bass. Ia mendengar bahwa penggebuk drum Mitch Mitchell (lahir John Mitchell, 9 Juni 1947) keluar dari Georgie Fame's Blue Flames. Maka direkrutlah Mitchell mengisi posisi tersebut. Tinggal posisi pembetot bass yang masih lowong. Saat itulah, Noel Redding (lahir David Redding, 25 Desember 1945) yang mengikuti audisi untuk jadi gitaris The Animals, ditawari jadi pemain bass bersama Hendrix. Karena posisi gitaris dalam The Animals sudah terisi, dan menyadari persaingan sebagai pemain gitar terlalu ketat, ia setuju untuk jadi pemain bass dan menerima tawaran tersebut.

Mitchell merupakan seorang aktor cilik untuk iklan TV, sebelum memutuskan menjadi musisi pada saat remaja. Ia sangat menyukai permainan drum dari Buddy Rich dan Gene Kruppa. Sedangkan Redding yang jebolan sekolah seni, pernah bermain dengan Modern Jazz Group dan Loving Kind. Pada September inilah Hendrix sebenarnya baru ikutan mengubah namanya dari Jimmy menjadi lebih sederhana, Jimi.

Mereka bertiga membuat band Jimi Hendrix Experience yang kemudian melegenda. Itu terjadi pada Oktober 1966. Saat di mana karir Hendrix yang sesungguhnya baru dimulai. Penampilan pertama mereka adalah ketika menjadi band pembuka dari penyanyi Perancis Johnny Hallyday yang manggung di Paris Olympia pada tanggal 18 bulan yang sama. Tetapi demi penampilannya di Paris, Hendrix membutuhkan peralatan yang lebih hebat. Ia memerlukan ampli yang lebih besar dengan daya lebih kuat. Maka, Chandler pun menjual dua buah bass-nya --- Fender Precision dan Gibson EB ---untuk membeli Marshall Supro yang kemudian menjadi trademark-nya Hendrix.

Sebulan kemudian mereka --- untuk pertama kali sejak bertrio --- masuk studio. Mereka merekam lagu 'Stone Free' ciptaan Hendrix dan 'Hey Joe' karya Billy Roberts dan pernah dinyanyikan oleh Tim Rose. Kedua lagu tersebut digarap di De Lane Lea Studio, London. Sayang ketika itu mereka masih sepi tawaran manggung. Sedangkan mereka harus membiayai hidup dan sewa studio. Sekali lagi Chandler harus merelakan koleksi bass-nya. Kali ini sebuah Fender Jazz Bass dan sebuah Fender Precision dilego. Ia pun bertekad, pengorbanan ini harus menghasilkan sesuatu yang hebat di kemudian hari.

Harapan itu sedikit demi sedikit mulai terwujud. Pada November mereka bermain selama empat hari di Big Apple Club, Munich, Jerman. Mendapat bayaran 300 pounds, mereka mulai bisa membiayai hidup. Dan Chandler terus berusaha agar Jimi Hendrix Experience bisa lebih diliput oleh pers. Hendrix cs. mendapat kesempatan jumpa pers pertama pada tanggal 25 bulan itu juga. Bertempat di klab Bag O' Nails, London, mereka menampilkan repertoar yang biasa mereka bawakan. Termasuk tentu saja 'Hey Joe' dan 'Stonefree'. Kalangan pers menanggapi positif penampilan mereka.

Memasuki Desember, Hendrix menandatangani kontrak empat tahun dengan Yameta Company, suatu perusahaan manajemen artis. Akhirnya single pertama 'Hey Joe' dirilis oleh Polydor setelah sebelumnya ditolak oleh Decca. Mereka bertiga lalu tampil di acara TV untuk pertama kalinya di penghujung tahun 1966 itu. Sayang pada malam Tahun Baru 1967, mereka tidak mendapat tawaran panggung. Untungnya, Redding mempunyai gagasan bagus. Ia mengajak Hendrix dan Mitchell bermain di kampung halamannya, Folkestone, sebuah kota kecil dekat London. Dan ia yang memiliki banyak kerabat di kota itu tanpa banyak kesulitan mendapatkan job.

Mereka berangkat naik kereta di dalam cuaca dingin. Tetapi hal itu tidak membekukan semangat mereka tampil di kafe Tofts. Apalagi orangtua Noel juga menyediakan tempat menginap bagi mereka plus sang manajer. Penampilan mereka di kafe Tofts itu paling tidak cukup untuk menghibur diri mereka sendiri. Memasuki Januari 1967 keadaan sudah mulai membaik. Walaupun sempat 'terpaksa' bermain di klab-klab kecil seperti Ram Jam dan Ricky Tick, mereka ma-sih sering mendapat kesempatan tampil di Scotch of St.Thomas dan 7 ½ Club. Bahkan kadang di klab yang terletak di White Horse Street, Mayfair, London itu, penampilannya ditonton oleh musisi terkenal seperti Paul McCartney, Pete Townsend dan Mick Jagger.


Bintang-bintang top itu ternyata menyukainya. Mereka sering bilang pada pers, bahwa mereka kagum pada penampilan Hendrix. Dan hal itu tentunya merupakan keuntungan publikasi yang besar bagi Hendrix dan dua sohibnya. Karena kala itu, penyataan dari para personel The Beatles, The Who dan Rolling Stones merupakan 'santapan wajib' yang harus diyakini oleh para pencinta musik di seluruh dunia. Akhir bulan itu, Jimi Hendrix Experience tampil di Saville Theater, London sebagai grup pembuka The Who. Kesempatan ini diperoleh juga atas permintaan Townsend. Tentu saja hal ini tidak disia-siakan. Dan Hendrix pun membuktikan bahwa mereka memang patut untuk diperhitungkan.

Pete Townsend yang kala itu merupakan gitaris dengan aksi panggung yang hebat, malam itu mendapat 'saingan berat'. Tahu bahwa Townsend akan melakukan atraksi khasnya seperti memutar gitar di udara, Hendrix melakukan atraksi yang lebih hebat. Tetap dengan cirinya seperti memetik senar pakai gigi, menggesekkan senar ke punggung atau menendang-nendang gitar. Tapi kali ini dengan gaya lebih agresif. Pada bulan Februari, single 'Hey Joe' mendaki di nomor enam pada chart Inggris. Hendrix pun semakin terkenal dengan gayanya yang liar.

Pers juga sering mengekspos hal tersebut. Sementara itu mereka bertiga masuk studio lagi untuk menyelesaikan penggarapan album penuh. Album itu dikerjakan di Olympic Studios, Barnes, London. Sepanjang bulan Maret tahun itu, mereka mengadakan pertunjukan keliling Eropa. Dimula di Twenty Club di Mouscron, Belgia dan 20 Club, Lille, Perancis lalu dilanjutkan ke klab legendaris yang juga melahirkan Beatles, Star Club di Hamburg, Jerman.

Balik ke Inggris, Jimi Hendrix Experience tampil pada acara “Top Of The Pops”di BBC1-TV. Saat tour kelling Inggris itu, mereka sempat sepanggung dengan Cat Steven, Walker Brothers dan Engelbert Humperdinck. Gaya agresif Jimi sempat membuatnya celaka. Waktu ia membakar gitarnya, tangannya ikutan terbakar. Ia pun dilarikan ke rumah sakit.

Kejadian lain yang tidak mengenakkan adalah ketika mereka habis bermain di New Century Hall, Manchester. Mereka menjadi korban salah sasaran dari oknum polisi setempat yang sedang razia anak di bawah umur. Ketika mau masuk ke dalam sebuah klab, mereka ditolak. Noel dan Mitch sempat ditarik polisi, mereka melawan dan mendapat beberapa pukulan. Jimi terhindar dari perlakuan tersebut karena memperlihatkan paspor Amerika. Untunglah keadaan bisa diatasi karena turun tangan sang manajer.

Tidak berapa lama Hendrix sembuh dari luka bakarnya pada bulan Mei, single 'Purple Haze' dilepas ke pasar. Sempat menduduki tangga ketiga pada chart, single tersebut segera disusul oleh album pertamanya, Are You Experienced? Album ini segera menyita perhatian pencinta musik dunia dan nangkring di posisi kedua pada chart selama 33 minggu. Jimi Hendrix Experience mengadakan tour Eropa dimulai di Neue Welt, Berlin, Jerman. Walaupun sempat kaget terhadap respon penonton Jerman yang kalem, mereka terkesan dengan pengetahuan publik Jerman tentang mereka. Dan tour pun berlanjut ke Denmark, Belanda, Perancis dan negara-negara Skandinavia.

Setelah masa awal dengan irama blues yang kental --seperti Satisfaction karya Stones yang pada prinsipnya adalah blues, kata Keith Richard-- berkembanglah musik rock yang memadukan musik dan seni pertunjukan. Aliran diawali dengan seniman pop dunia, Andy Warhol, yang berkolaborasi dengan The Velvet Underground. Dan yang sering disebut puncak dalam masa ini --yang juga dikenal sebagai art rock-- adalah The Wall karya Pink Floyd, berupa pertunjukan teater rock. 
Jimi Hendrix kemudian meninggal di London, Inggris, 18 September 1970 pada umur 27 tahun.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

close

Backlink

backlinkFree Backlinks ExchangeFree BacklinksDAHOAM Free BacklinksLinki Linki Free BacklinksDie Gute SaatFree Automatic LinkDie Gute SaatFree Backlinks Exchangeechange de liensFree Automatic LinkIntercambio de enlacesFree Automatic LinkFree Automatic LinkFree Automatic LinkFree Automatic Elvira LinksFree Automatic LinkIntercambio gratis de EnlacesFree BacklinksFree BacklinksUnlimited Backlink ExchangeUnlimited Backlink ExchangeTradiciones Peruanas de Ricardo PalmaAutomatic Backlink Exchange